Secara Serentak, KPU Gelar Klik dan Coklit

0
9

Onlinebengkulu.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar Gerakan Klik dan Coklit Serentak KPU Provinsi Bengkulu, Rabu, 15 Juli 2020, yang diikuti KPU provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia secara live streaming, tak terkecuali KPU Provinsi Bengkulu, yang melaksanakan kegiatan ini di Hotel Mercure, serta dihadiri langsung Komisioner KPU RI Viryan dan Komisioner Bawaslu RI Afifuddin.

Gerakan Klik dan Coklit ini merupakan kegiatan klik serentak dengan cara mengunjungi laman www.lindungihakpilihmu.kpu.go.id. Pada laman ini akan muncul fitur untuk mengisi nama, NIK, dan jenis kelamin. Laman ini memungkinkan kita semua untuk mengetahui apakah kita sudah terdaftar sebagai pemilih atau belum.

Ketua KPU Provinsi Bengkulu Irwan Saputra dalam kata sambutannya menyampaikan, Gerakan Klik dan Coklit Serentak sekaligus launching website www.lindungihakpilihmu.kpu.go.id adalah upaya KPU untuk menjamin hak pilih setiap warga negara Indonesia.

KPU, lanjut Irwan, juga mulai melakukan persiapan pelaksanaan pencocokan dan penelitian (coklit) tahapan pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih.

Ditambahkan Anggota KPU Provinsi Bengkulu Darlinsyah, hari ini ada 301 daerah secara serentak mengikuti kegiatan ini untuk menggaungkan kepada seluruh masyarakat bahwa tahapan pemuktahiran data pemilih sudah dimulai.

“Jadi selain Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) langsung mengunjungi ke rumah-rumah, masyarakat juga bisa berperan aktif untuk mengetahui apakah sudah terdaftar sebagai pemilih atau belum via daring,” kata Darlinsyah.

Ia juga mengapresiasi kedatangan langsung komisioner KPU dan Bawaslu pusat pada kegiatan ini. Ia berharap pelaksanaan coklit di Provinsi Bengkulu dapat berjalan dengan baik dan meningkatkan kualitas DPT.

Sementara itu, Komisioner KPU RI Viryan menjelaskan, tahapan pemutakhiran data pemilih akan berlangsung selama lebih kurang satu bulan, dari 15 Juli sampai 13 Agustus 2020.

“Di hari pertama ini KPU mengambil satu inisiatif yaitu gerakan klik serentak dengan membuka website lindungi data pemilih sejak hari pertama pemutakhiran data pemilih. Hal semacam ini belum dilakukan pada kegiatan pemilu atau pemilihan kepala daerah serentak sebelumnya,” jelasnya.

Hal baru ini dilakukan KPU sebagai bentuk kesungguhan untuk meningkatkan pelayanan kepada pemilih. Juga untuk meningkatkan pelayanan kerja dan ikhtiar nyata KPU dalam meningkatkan kualitas data pemilih.

“Namun kita sama-sama ketahui di dalam regulasi kegiatan pengecekan data secara daring atau secara online belum dapat dijadikan sebagai proses resmi, karena yang diatur dalam regulasi, undang-undang, dan peraturan KPU bukan lah kegiatan semacam ini, melainkan kegiatan petugas kami dalam hal ini PPDP mendatangi masyarakat dari rumah ke rumah,” terang Viryan.

Website dan aplikasi Lindungi Hak Pilih hanya merupakan alat bantu bagi masyarakat untuk mengecek data dirinya.

“Namun demikian dengan pengecekan data pemilih ini membantu pemilih mengetahui sudah atau belum, kalau sudah ada sudah benar atau belum, kalau sudah benar tentunya harus dikonfirmasi kepada petugas kami yang akan datang ke rumah pemilih,” tuturnya.

Lebih lanjut Viryan sampaikan, di tengah pandemi Covid-19, PPDP selaku ujung tombak pelindung hak pilih warga negara tidak hanya dibekali dengan perangkat kerja untuk memutakhirkan data pemilih saja. Tapi juga perangkat kerja untuk melindungi diri dari Covid-19.

Selanjutnya Gerakan Klik dan Coklit Serentak akan kembali digelar pada 18 Juli 2020 dengan melibatkan seluruh unsur yang ada di KPU hingga ke tingkat terendah. Dengan harapan pelayanan untuk pemilih bisa lebih baik lagi dalam menyukseskan Pilkada Serentak 2020.

Untuk diketahui, Gerakan Klik dan Coklit Serentak di Bengkulu turut dihadiri berbagai elemen dan stakeholder, antara lain unsur forkopimda, bawaslu, media massa, OKP, pemilih pemula, organisasi pemilik media, dan Sekretaris JMSI Bengkulu Doni S.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here